Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2013

BUKU BUKU



BUKU BUKU

Kalau ingin tahu otak,  segala isi dan cara bekerjanya sekaligus bacalah buku buku ringan berikut ini :
Buku ini bukan pelajar, mahasiswa, guru dosen, tetapi wajib bagi setiap orang yang ingin mencerdaskan dirinya dan mengoptimalkan potensi yang terpendam.
 Yang ringan ringan dan mengalir  dari Ir Hernowo, Ir. Anggermanto dan Dr. Dimytri Mahayana, hebatnya lagi bukan Sarjana Kependidikan.




 Buku buku ini semua baru sebagian saja dari koleksi yang saya miliki

BERFIKIR SISTEMIK



BERFIKIR SISTEM BAGI APARATUR

Beberapa Pengertian


Lembaga Administrasi Negara dalam kebijakan kurikulumnya, mencantumkan mata ajar Sistem Thingking bagi Pejabat Eselon III atau II untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan II, dengan buku bakunya dari Peter Senge yang berjudul Disiplin ke Lima ( Five Dicipline). kenapa harus sistem thingking,
karena ada beberapa alasan :
  • Karena menghadapi kompleksitas.
  • Karena persaingan yang keras.
  • Karena dapat mengubah cara berfikir yang mendasar.
  • Dapat mendorong proses belajar.
  • Masalah tak dapat diselesaikan dengan cara berfikir yang menciptakan masalah
Berpikir sistematik (systematic thinking), mengajarkan kepada kita untuk memikirkan segala sesuatu berdasarkan kerangka metode tertentu, ada urutan dan proses pengambilan keputusan, maknanya mencari dan melihat segala sesuatu memiliki pola keteraturan dan bekerja sebagai sebuah sistem. Contoh Bila kita melihat koperasi, unit usaha kecil dan menengah (UKM), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan konglomerat, maka kita akan memandangnya sebagai sistem perekonomian nasional.


 Menurut Peter M. Senge,       System Thinking merupakan Disiplin Kelima yang mengintegrasikan disiplin-disiplin lain untuk   Learning Organization (Personal Mastery, Mental Models, Shared Vision, Team Learning). yang merupakan Cornerstone / Pilar konsep dasar dari Learning Organization.
Hakekat system thinking adalah alat pemecahan masalah yang paling tepat melalui pengungkit nya.

Berbeda dengan berpikir linier, berpikir linier dimulai dari input-proses- output. misalnya seperti melihat pohon di hutan. Berpikir sistem adalah seluruh yaitu melihat hutan itu sendiri dan interaksi yang ada didalamnya.

TEORI TEORI

PERILAKU SYSTEM
Sistem ditentukan oleh perilakunya. Tujuan mempelajari sistem adalah untuk mengidentifikasi pola perilaku yang berhubungan dengan type sebuah sistem.
Dengan mengetahui hubungan antara struktur sistem dan perilaku sistem, dapat mengerti lebih baik sebuah sistem yang baru. Sekali dapat menemukan pola perilaku masalah tertentu kita dapat mencari struktur sistem yang sesuai.



Ada empat (4) perilaku system yaitu
  1. Pertumbuhan eksponensial (Exponential growth)

  2. Pencapaian tujuan ( goal seeking)

  3. Pertumbuhan ( shape s)

  4. Bentuk osilasi

Delapan (8) pola dasar system dalam systems thinking yaitu :
  1. Perbaikan yang gagal (Fixes That Fail)
  2. Pemindahan beban (Shifting The Burden)
  3. Sasaran yang berubah (Drifting Goal)
  4. Persaingan (Escalation)
  5. Pertumbuhan yang terbatas (Limit to Success/Growth)
  6. Pertumbuhan dengan keterbatasan investasi (Growth and Under Investment)
  7. Kesulitan Bersama (Tragedy of The Commons)
  8. Sukses bagi yang sukses (Success to The Successful )


ESENSI, PRINSIP DAN PRAKTEK
Essensi : holistic dan mempunyai hubungan saling keterkaitan
Prinsipnya : ada struktur yang mempengaruhi perilaku ( perilaku sistem), resisten terhadap kebijakan dan mempunyai pengungkit masalah ( leverage)
Prakteknya : pola paku sistem (archetype) dan simulasi / diagram simpal kausal (causal loop diagram).





PIRANTI SYSTEM THINGKING

Piranti berpikir serba system ada 2 yaitu yang disebut diagram simpal causal atau yang dikenal sebagai CLD dan yang satu lagi adalah archetype atau pola dasar system. Untuk membuat piranti tersebut diperlukan hal-hal di bawah ini.
  1. Story line
Dimulai dengan membuat story line dari permasalahan yang dicermati. Dari story line diperoleh variabel - variabel masalah yang akan dipecahkan.
  1. VARIABEL
Syarat menentukan sebuah variabel :
  • Kata benda
  • Bebas nilai
  • kuantitatif
  • bermakna tunggal
  1. Hubungan antara variabel
  • Realistis
  • Sistematis
  • Logis
  • humanis
  1. CAUSAL DAN FEED BACK LOOP


    Looping merupakan: hubungan sebab-akibat antara variabel
    Positip + positip............> tanda +/S ( same direction)

    Positip + negatif ............> tanda -/O ( opposite )

    Notasi pada Loop :
  2. LANGKAH MEMBUAT CAUSAL LOOP DIAGRAM ( CLD)
    1. Membuat story line
    2. Menentukan variabel
    3. Membuat model CLD
    4. Mencari leverage
Contoh CLD sebagai mana pada gambar di bawah ini.
Pada model CLD, leverage dapat dicari dengan bantuan piranti Vensime. Leverage adalah variabel yang paling banyak hubungannya dengan variabel lain ( lihat pada uses tree).
  1. LANGKAH MEMBUAT ARCHETYPE
    1. Membuat story line
    2. Mencari Behavior of Time ( BOT)
    3. Menentukan archetype yang sesuai dengan BOT
    4. Mencari penyelesaian masalah dalam archetype.
Sebagai contoh diambil model archetype shiften the burden ( pengalihan beban ) yang banyak digunakan dalam pemecahan masalah di Indonesia, sebagai mana di bawah ini. Mengenali archetype ini, Karena ia memiliki pola perilaku sistem (behavior of time / BOT ) dari peristiwa yang berulang apabila struktur sistemnya sama. Archetype ini memiliki 3 variabel yaitu gejala masalah, solusi simptomatik, solusi mendasar dan side efek. Sebagai suatu pola sistem, maka menggunakan model archetype, semuanya persis pola bakunya, baik jumlah variabel dan tanda pada hubungan antar variabel. Untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

LANGKAH MEMBUAT CAUSAL LOOP DENGAN VENSIME
  1. Membuat kata dalam kotak : klik tulisan var dalam kotak, ketik kata yang diinginkan. Atur letak dan besar kotak melalui sudut kanan bawah dari kotak
  2. Membuat kata tidak dalam kotak : klik tulisan var tidak pakai kotak, ketik kata yang diinginkan. Atur letak dan besar kotak melalui sudut kanan bawah dari kotak
  3. Menghubungkan antar kotak dengan lengkungan panah : klik tanda lengkungan panah, klik dua kotak yang akan dihubungkan, lalu atur lengkungan dengan menarik titik pada garis panah
  4. Memindahkan atau memilih obyek atau kotak : klik gambar telapak tangan, klik dan drag obyek ybs ke tempat dikehendaki.
  5. Memberi tanda S (same direction) atau O(Opposite) : klik gambar telapak tangan, klik ujung anak panah, klik tanda S atau O di bawah.
  6. Membuat tanda delay (=): klik gambar telapak tangan, klik kanan ujung anak panah yang akan diberi tanda, klik tanda "delay marking"
  7. Mengatur besar font (huruf) dan bold, italic, dan underline : klik gambar telapak tangan, klik kotak, klik b, I, atau u di bagian bawah
  8. Menghitung loop yang melalui variabel ttt : klik tangan, klik variable ybs, klik gambar loop (panah berputar) di sebelah kiri.
  9. Mengkopi : batasi daerah yang akan dikopi (dengan telapak tangan), klik tanda kopi, klik paste.
  10. Menghapus : klik tanda hapus, klik gambar yang akan dihapus
  11. Menyimpan (saving): save seperti biasa : file, save atau save as
  12. Mentransfer ke Power Point : batasi yang akan ditransfer, klik edit, copy, buka power point, paste


Berpikir kesisteman adalah suatu disiplin ilmu untuk melihat struktur yang mendasari situasi kompleks, dan untuk membedakan perubahan tingkat tinggi terhadap perubahan tingkat rendah. Tentu saja, berpikir kesisteman mempermudah hidup dengan membantu kita untuk melihat pola yang lebih dalam yang mendasari beberapa peristiwa dan detailnya (Senge, 1990). Sistem bersifat hierarchical – tersusun dari subsistem-subsistem – yang merupakan sistem tersendiri. Oleh karena itu apabila ingin berpikir sistem harus pula digunakan pendekatan holistic. Beberapa jenis sistem diantaranya : 1) Sistem Alam (termasuk tubuh manusia dan makhluk hidup lain) ; 2) sistem rekayasa (dirancang oleh manusia); 3) sistem sosial dan kegiatan manusia.

Dalam perspektif pendekatan sistem, sistem sosial tidak bisa dipahami dengan menguraikan bagian-bagian masalah satu persatu. Menguraikan bagian-bagian sistem sosial dapat menghilangkan jati diri sistem yang terletak pada interaksi antar bagian bagian tersebut. Berpikir sistem bukan dengan menguraikan yang kompleks menjadi lebih sederhana, tetapi melihat dari jarak yang lebih jauh sehingga keterkaitan yang kompleks antar subsistem dapat terlihat. Elemen-elemen sistem merupakan bagian-bagian yang berinteraksi dalam hubungan timbal balik, merespons satu sama lain dalam konteks peran-peran. Interaksi (Reciprocity) berarti komunikasi antara satu bagian dengan bagian yang lain. Interaksi berarti kedua pihak saling mempengaruhi ketika berinteraksi satu sama lain. Roles berarti suatu karakter atau fungsi yang diemban oleh suatu bagian. Berpikir sistem (system thinking) berbeda dengan berpikir sistematik (systematic thinking) dan berpikir sistemik (systemic thinking).





Jumat, 22 Maret 2013

MIND MAP


MENUANGKAN GAGASAN MELALUI MIND MAP


Pengantar.

Pemetaan Pikiran (metode mind map) diintrodusir oleh penulis dan wartawan telivisi terkenal di Inggris tahun 1970an oleh Tony Buzan sebagai alat untuk menolong orang untuk mencacat lebih efektif. Selama menggunakan alat ini, Tony menyadari bahwa tdak saja menemukan suatu cara mencatat lebih baik, namun juga cara baru yang lebih heba tuntuk meningkatkan kemampuan berfikir. Coba kita ingat2 laporan, draf-draf naskah, laporan, surat-surat, atau konsep pidato sambutan  dan bayangkan Anda harus menulis, membuat catatan-catatan dan sewaktu mulai mengingat ingat dalam pikiran anda mungkin tidak terlihat garis besarnya. Yang terjadi adalah anda menangkap kata kata bkuncinya, asosiasi, dan gambar serta citra yang bermunculuan dalam kesadaran . Untuk membuat tulisan dan catatan catatan Anda harus menata asosiasi.
Selain meningkatkan kebebasan berasosiasi, pemetaan pikiran mengajarkan pendekatan inovatif dan komprehensip dalam penataan ide. Dan kemudian Pemetaan ini berkembang menjadi alat untuk melatih orang berfikir untuk lebih berdaya guna, seperti yang dikembangkan oleh Joyce Wycoff dalam Menjadi Super Kreatif melalui Metode Pemetaan Pikiran  Selamat Mencoba

Pengertian


Mind map adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara keseluruhan. Seperti yang ditulis di IQmatrix, termasuk di dalamnya adalah :
  • Menyimpan informasi
  • Pengorganisasian informasi
  • Skala prioritas
  • Belajar memahami informasi
  • Meninjau kembali
  • Mengingat informasi
Metode ini dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang penulis dan bintang televisi terkenal dari Inggris.


Contoh Mind Map
Contoh Mind Map

Kegunaan Mind Map

Mind map memiliki banyak kegunaan, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, ataupun pribadi. Secara garis besar, mind map dapat digunakan untuk :
  • Problem solving atau untuk memecahkan masalah
  • Membuat outline atau garis besar dari suatu informasi
  • Membuat perencanaa bisnis
  • Belajar bahasa asing
  • Mengorganisasikan suatu pekerjaan atau pertemuan
  • Untuk keperluan pengajaran
  • Perencanaan liburan
  • dll

Manfaat Mind Map

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mencatat menggunakan sistem mind map.
  1. Meningkatkan kemampuan kita untuk melihat dan mengingat suatu informasi secara detail. Meningkatkan kemampuan manajemen informasi dan kemampuan konsentrasi, imajinasi, serta memori.
  2. Membantu memperjelas pemikiran, tujuan, dan pemahaman akan suatu informasi. Membantu menjadikan belajar menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan menghemat waktu.
  3. Memicu kreativitas seseorang dalam mengelola informasi.
Semua manfaat di atas tentu tergantung bagaimana Anda mempraktekkan membuat mind map. Jika dibuat asal-asalan mungkin manfaatnya tidak akan terasa.

Cara Membuat Mind Map
Membuat mind map sebenarnya tidak susah, yang diperlukan hanya kemauan dan kertas untuk mencatat. Kertas yang digunakan bisa A4 atau kertas apa saja, yang penting kosong.
Berikut ini contoh cara membuat mind map sebagai catatan dari membaca sebuah buku. Tidak apa-apa ya contohnya buku yang saya susun  .
  • Tulislah judul buku yang sedang Anda baca di tengah-tengah kertas, pertegas dengan lingkaran.
Mind Map
  • Ketika memasuki bagian-bagian penting, buat garis yang merupakan cabang dari bagian utama.
Mind Map
  • Ketika menemukan sub-bagian dari pokok pembahasan sebelumnya buatlah ranting untuk menghubungkan dengan bagian sebelumnya. Begitu seterusnya…
Mind Map
Nah, sudah terbentuk satu mind map bukan. Jangan lupa, gunakan keyword atau kata kunci untuk menulis bagian-bagiannya. Anda bisa pula menambahkan gambar untuk memudahkan Anda untuk mengingat atau memahami dengan baik.

Selamat mencoba untuk diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. dan semoga tulisan ini membantu dalam membuat mind map Anda sendiri.




ADAKAH PELATIHAN EMPATI


MASIHKAH KITA PUNYA RASA EMPATI 


Tanggal 30 Juli 2013  saya mengunjungi sahabat  di bekas kantor,  ketika 30 tahun yang lalu saya mengabdi, Rasanya dari teman2 dan sahabat saya tidak ada yang berubah, seperti sapaannya, hormat saling menghormati,  candanya termasuk cengengesannya. Saya termasuk orang yang suka cengengesan maksudnya   tak lebih dari cara saya untuk lebih dalam mengikat bathin sebuah persahabatan atau persaudaraan sejati. tanpa motif ata pretensi. Ketika sedang asyiknya bercanda dengan teman seruangan, tiba tiba boss / pimpinan kantor masuk dan kebetulan saya dalam posisi didepan, semua bereaksi, berekspresi dengan mengambil sikap hormat  menyambut sang boss. Aneh nya  ketika saling berjabat tangan, sepertinya tak muncul empati yang menyertai jabat tangan tanda jalinan silaturahmi ini. Pertanyaannya adalah : siapa harus berempati kepada siapa?.
Pengetian empati mirip perasaan simpati, akan tetapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja, melainkan diikuti perasaan organisme tubuh yang sangat dalam. Empati adalah kemampuan untuk menyadari perasaan orang lain dan bertindak (sesuai) untuk membantu. Konsep Empati terkait erat dengan rasa iba dan kasih sayang. Empati merupakan kemampuan mental untuk memahami dan berempati dengan orang lain, apakah orang diempati setuju atau tidak tetapi disini memiliki niat untuk membantu. Dalam penelitian empati merupakan fenomena kompleks yang tidak memiliki definisi sederhana. Empati dipelajari dalam psikologi sosial, psikologi kognitif dan neuroscience. 
Empati adalah proses mental yang kompleks yang melibatkan (1) apa yang dirasakan oleh orang lain (empati afektif) (2) bagaimana menempatkan diri sebagai orang lain(empati kognitif), dan (3) menjadi orang lain yang merasakan (diri sendiri / lainnya) (empati akurasi).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBzPEJzl5UacuA82xTM8KoTxesBUE_kGTGbAKXFPnFSV-CngRBJPTQy-xd5gUJQfLW3b9dsM3-4yEGIQr7sKbaImDBdlYnxgzHFMDpMXmqtmCDW2zyluIomo1qhyMlAny9Tlobn1OgzV0q/s1600/Empatia.jpgKetiga mekanisme diatas dianggap saling terkait dan tergantung satu sama lain maka empati pun terjadi. Dalam proses empati maka ada hubungan yang saling berinteraksi antara penularan emosi, pengambilan perspektif dan akurasi empati satu sama lain untuk menghasilkan respon adaptif sosial. Empati berasal dari bahasa Yunani yaitu Emphatia yang berarti gairah atau ketertarikan fisik yang mengacu pada kemampuan pikiran, emosi, niat dan ciri-ciri kepribadian dari orang lain dan memahami apa yang diinginkan. Empati mencakup respon tersendiri terhadap perasaan orang lain, seperti rasa kasihan, kesedihan, rasa sakit. Empati memainkan peranan penting dalam berbagai bidang ilmu, kriminologi dari psikologi, fisiologi, pedagogi, filsafat, kedokteran dan psikiatri. Dalam empati terdapat rasa keterlibatan emosional seseorang dalam realitas yang mempengaruhi orang lain. Beberapa studi menunjukkan adanya sifat-sifat yang berhubungan dengan empati pada beberapa hewan bukan manusia, seperti tikus atau primata lainnya. Dalam pengertian ini, bisa dijelaskan bahwa empati berasal dari mekanisme saraf dasar yang dikembangkan selama evolusi. 

Keadaan empati, atau pemahaman empatik merupakan cara untuk memahami kerangka acuan internal lain dengan memaknai komponen emosional yang dikandungnya, seperti yang dirasakan orang lain, dengan kata lain, menempatkan diri di tempat lain, seperti "seolah-olah menjadi." Seseorang bisa berempati dengan orang lain dengan cara memberikan kontribusi untuk memahami emosi orang lain dan berkomunikasi dengan sesama manusia. Tanpa bicara empati pun bisa dipahami satu sama lain atau dengan ketidaksepakatan pun empati akan muncul. Empati bisa muncul dari pesan verbal dan non-verbal dalam 'membaca' atau pemahaman dari orang lain. Empati tidak sama dengan altruisme. 

Contoh bila sahabat kita orangtuanya meninggal, kita sama-sama merasakan kehilangan. Empati dari segi perspektif perkembangan psikologi seseorang Kebanyakan peneliti setuju bahwa empati tergantung pada genetik dan lingkungan seseorang. Ini berarti bahwa gen yang terdapat dalam diri seseorang dapat berinteraksi dengan faktor lingkungan yang mengarah ke kepribadian tertentu. Penularan emosi (empati) dianggap didasarkan pada perkembangan evolusi dari sistem saraf, mekanisme yang secara sederhana dapat berbagi kepada orang lain / spesiel lain (pada hewan). Contoh Pada manusia, anak yang baru lahir secara otomatis akan mulai menangis jika mereka mendengar teriakan rekan-rekan lainnya juga menangis. Ini sama halnya dengan pengamatan individu dengan individu lain yang dikapitalisasi pada tingkat saraf, representasi mental yang sama dari diri kita sendiri. Jadi ketika kita melihat seseorang yang tersenyum begitu sering kita akan merasa lebih bahagia ketika kita melihat seseorang yang terlihat marah maka kita akan merasa sering lebih marah atau lebih takut. Bayi yang baru lahir dilahirkan cenderung memiliki kemampuan untuk peka dan responsif terhadap lingkungan subyektif lain. 

 Diketahui bahwa setelah 36 jam bayi dilahirkan maka bayi sudah bisa membedakan antara ekspresi wajah senang, sedih dan terkejut. Kemampuan untuk mengendalikan, menghambat dan menyesuaikan respon emosional terhadap konteks sosial dianggap sebuah pembelajaran emosional. Pembelajaran emosional terjadi terutama dalam interaksi antara orang tua dan anak dan memainkan peran penting dalam perkembangan empati seseorang. Orang tua yang dapat mencerminkan perasaan anak maka dapat menciptakan pengalaman kebermaknaan, koherensi dan konfrehensif dan dianggap berkaitan dengan kemampuan mental. Kemampuan mental yang baik berarti anak dapat mempelajari dan memahami diri mereka sendiri dan reaksi emosi orang lain. Baru-baru ini, para peneliti psikologi telah menemukan bukti bahwa empati berhubungan dengan aktivasi mirror neuron di otak, dan sistem ini bekerja saat manusia berumur satu tahun. Mirror Neuron ini juga memainkan peran dalam komunikasi manusia. Kondisi ini dianggap dapat mempengaruhi kemampuan empati termasuk sociopathy (psikopati), autisme, lobus frontal demensia atau beberapa lesi otak fokal di daerah yang terlibat dalam empati (gangguan kepribadian organik). Kapasitas untuk berempati merupakan faktor penting dalam menilai EQ seseorang. Perbedaan Rasa Empati berdasarkan Jenis Kelamin Masalah perbedaan gender dalam empati yang cukup kontroversial. Hal ini sering percaya bahwa perempuan lebih empatik daripada laki-laki. 
Dibuktikan dengan kuesioner laporan berdasarkan perbedaan gender dan hal-hal yang mempengaruhinya (misalnya, dampak sosial dan keinginan stereotip jender) tetapi bukti ini tidak cukup kuat atau tidak ada untuk jenis lain dari pengindeksan yang kurang jelas berkaitan dengan tujuannya pada yaitu subyeknya. Perempuan memiliki skor lebih tinggi dibandingkan laki-laki pada Quotient Empati (EQ​​), sedangkan laki-laki cenderung skor yang lebih tinggi pada Quotient systemizing (SQ). Laki-laki dan perempuan dengan Gangguan Spektrum Autistik biasanya memiliki skor lebih tinggi pada SQ (Baron-Cohen, 2003). 

Namun, serangkaian studi terbaru dalam berbagai tindakan neurofisiologis, termasuk MEG, yaitu dipengaruhi oleg tulang belakang refleks yang menghasilkan rangsangan, dan electroencephalography dan telah membuktikan adanya perbedaan rasa empati berdasarkan gender dalam sistem mirror neuron manusia, dengan perempuan menunjukkan resonansi motorik yang lebih kuat daripada laki-laki. Selain itu, studi tersebut menemukan bahwa perempuan lebih tinggi pada pengukuran laporan empati diri disposisional dan berkorelasi positif dengan respon fisiologis. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa perempuan tidak memiliki kemampuan empati lebih besar daripada laki-laki, dan perbedaan gender yang dirasakan berdasakan dari perbedaan motivasi. Menggunakan fMRI, neuroscientist Tania Singer menunjukkan bahwa respons empati yang berhubungan dengan saraf secara signifikan lebih rendah di laki-laki ketika mengamati sebuah "ketidak adilan" rasa sakit orang yang dirasakan oleh orang lain. Empati dan Latar Belakang Psikologi Hubungan antara Empati dan kepribadian Empati kadang-kadang dilihat sebagai keterampilan individu atau sifat kepribadian yang penting dalam berurusan dengan orang lain. Empati memainkan peran kunci dalam kecerdasan emosional seseorang. Empati dan Perkembangan fisik Empati adalah sifat yang tertanam dalam pengembangan emosional dan kognitif individu. Penelitian menunjukkan empati yang berkembang sendiri sekitar usia Balita contoh menghibur orang lain pada usia muda. Bahkan balita dapat bermain mempermainkan dari usia itu bahwa mereka bisa menipu orang lain. Keterampilan ini mengharuskan anak tahu apa yang orang lain percaya, sehingga balita bisa memanipulasinya. Apakah hewan memiliki empati? Menyadari ekspresi ketakutan, kemarahan dan rasa sakit pada hewan lain dilihat dari sudut pandang evolusi tampaknya merupakan prasyarat penting untuk hewan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya dan kelangsungan hidupnya. Kera dan simpanse terkadang menunjukkan kompetisi bersama yang kuat dan perilaku kekerasan, tetapi juga muncul peka terhadap penderitaan sesamanya. 

Penelitian kera dan simpanse menunjukkan bahwa bahkan pada hewan tersebut terdapat perilaku empatik terjadi dalam bentuk kenyamanan satu sama lain dan pengakuan ekspresi wajah. Ada juga suatu bentuk perilaku empatik pada tikus. Juga diri pengakuan hewan dalam tes cermin terlihat sebagai tanda empati pada hewan. Empati dan autisme Penelitian menunjukkan bahwa tidak semua orang mampu merasakan empati, atau emosi orang lain memperhatikan. Jadi, apakah autisme dan sindrom Asperger sering ditandai dengan pengurangan kapasitas untuk empati bagi orang lain?. Ini tidak berarti bahwa orang-orang tidak memiliki perasaan untuk orang lain dapat berkembang. Hal ini bahkan umum bagi orang-orang untuk mengembangkan perasaan yang kuat bagi orang lain sebagai akibat dari salah membaca emosi seseorang. Empati dan gangguan perilaku Kurangnya empati dapat berhubungan dengan sifat alexithymia. 

Kurangnya empati akhirnya akan juga berlaku untuk orang-orang dengan apa yang disebut gangguan psikopat. Ini ternyata mampu membuatnya tampak seolah-olah mereka menyadari emosi orang lain, yang mereka kadang-kadang meyakinkan perawatan atau persahabatan dipertunjukan. Mereka dapat menggunakan kemampuan ini untuk memanipulasi orang lain Berbagai definisi empati menurut para ahli Empati memiliki definisi yang berbeda dan memiliki cakupan yang luas, mulai dari berarti merawat orang lain dan memiliki keinginan untuk membantu mereka, untuk mengalami emosi yang sesuai dengan emosi orang lain, untuk mengetahui apa yang orang lain pikirkan atau rasakan, untuk mengaburkan garis pembeda antara diri dan lainnya. 

 Berikut adalah definisi empati: Edith Stein: "Empati ... adalah pengalaman kesadaran asing pada umumnya" Heinz Kohut: "Empati adalah kemampuan untuk berpikir dan merasa diri ke dalam kehidupan batin orang lain." 
 CD Batson, "Perasaan kongruen yang berorientasi pada kesejahteraan yang dirasakan orang lain." Sumber: Batson, C. D. (1994). Mengapa bertindak untuk kepentingan publik? Empat jawaban. Kepribadian dan Psikologi Sosial Bulletin Jean Decety: ". Rasa kesamaan perasaan yang dialami oleh diri sendiri dan lainnya, tanpa menimbulkan kebingungan dan masalah antara dua Individu" 
 Nancy Eisenberg: "Sebuah respon afektif berasal dari penangkapan atau pemahaman kondisi emosional orang lain atau kondisi lainnya, dan mirip dengan apa yang orang lain harapkan untuk merasakan" (2002, hal 135). Empati yang berhubungan dengan emosional tanggapan, altruisme, dan sosialisasi 

Dalam RJ Davidson & A. Harrington (Eds.). Martin Hoffman: "Sebuah respon afektif yang lebih tepat dengan situasi lain dari satu sendiri" (, 1987 p 48) Roy Schafer: "Empati melibatkan pengalaman batin berbagi dalam dan memahami keadaan psikologis mometary orang lain" Greenson RR: "Untuk berempati berarti untuk berbagi, untuk mengalami perasaan orang lain." (1960, hal 418). Sumber: Sutandar, R. R. (1960). Empati dan perubahan-perubahan tersebut. International Journal of Psikoanalisis Carl Rogers: "Untuk memahami kerangka internal referensi lain dengan akurasi dan dengan komponen emosional dan makna Yang berkaitan dalamnya seolah-olah adalah menjadi orang lain, tapi tanpa pernah kehilangan" kondisi seolah-olah ". Dengan demikian, berarti merasakan sakit atau kesenangan lain saat merasakan perasaan itu dan untuk melihat penyebab daripadanya saat ia merasakan perasaan itu, tapi tanpa pernah kehilangan pengakuan Bahwa seolah-olah saya terluka atau senang dan sebagainya. "( 1959, hlm 210-211) " Sumber: Rogers, C. R. (1959). Sebuah teori hubungan terapi, kepribadian dan interpersonal, sebagaimana Dikembangkan dalam kerangka berpusat pada klien. 

Dalam S. Koch (Ed.), Psikologi: Sebuah studi ilmu (Vol. 3, hal 184-256.). New York: McGraw Hill. Frans de Waal: "Kemampuan untuk (a) mempengaruhi dan dipengaruhi oleh dan berbagi keadaan emosional yang lain, (b) menilai alasan orang lain, dan (c) mengidentifikasi dengan yang lain, mengadopsi nya atau perspektif nya. RR Greenson:. Empati merupakan sarana untuk berbagi, untuk mengalami perasaan orang lain Alvin Goldman: ". Kemampuan untuk menempatkan diri ke dalam mental orang lain untuk memahami emosi dan perasaannya" William Ickes: Bentuk kompleks inferensi psikologis di mana terdapat observasi, memori, pengetahuan, dan penalaran yang dikombinasikan untuk menghasilkan wawasan ke dalam pikiran dan perasaan orang lain Heinz Kohut: Empati adalah kemampuan untuk berpikir dan merasa diri ke dalam kehidupan batin orang lain Harry prosen: "pemahaman emosional yang memungkinkan seseorang dengan terapis untuk beresonansi dengan orang lain secara mendalam emosionalnya, sehingga mempengaruhi pendekatan terapi dan aliansi dengan orang lain" Marshall Rosenberg: "koneksi empatik adalah pemahaman tentang jantung (hati dan perasaan) di mana kita melihat keindahan pada orang lain, energi ilahi yang terpancar dalam diri orang lain dan kehidupan yang hidup di dalamnya." 

 Roy Schafer:. Empati melibatkan pengalaman batin dengan cara berbagi dan memahami keadaan psikologis sesaat orang lain. Simon Baron-Cohen (2003): Empati adalah tentang reaksi spontan dan terjadi secara alami yang masuk ke pikiran orang lain dan perasaannya, Terdapat dua elemen utama untuk berempati. Yang pertama adalah komponen kognitif: Memahami perasaan orang lain dan kemampuan untuk mengambil perspektif mereka [...] elemen kedua empati adalah komponen afektif. Ini adalah respon yang tepat emosional pengamat untuk keadaan emosi orang lain. Khen Lampert (2005):. "Empati adalah apa yang terjadi pada kita dan ketika kita meninggalkan tubuh kita sendiri ... dan menemukan diri kita baik sejenak atau untuk jangka waktu lebih lama dalam pikiran yang lain Kami mengamati realitas melalui matanya, merasakan emosinya, berbagi dalam rasa sakitnya ". Kapasitas manusia untuk mengenali perasaan tubuh lain yang terkait dengan kapasitas meniru seseorang dan tampaknya didasarkan pada kemampuan bawaan untuk mengasosiasikan gerakan tubuh dan ekspresi wajah orang melihat di lain dengan perasaan proprioseptif menghasilkan gerakan-gerakan yang sesuai atau ekspresi diri.

SEMOGA BERMANFAAT
bahan bacaan :
Istilah.com http://www.kumpulanistilah.com/2011/02/pengertian-empati.html#ixzz2OJa7EJM0

Rabu, 20 Maret 2013

SUMELEH



SUMELEH


Khasanah Jawa, khususnya dalam ajarannya, ada ungkapan: mati sakjroning urip, mati sakdurunge mati (terjemahan bebasnya kurang lebih: mati dalam hidup, mati sebelum mati). mungkin saja bagi kita yang awam dan suka yang langsung tes-tes akan bertanya: maksudnya apa? bukankah kata-kata itu saling kontradiksi? Mati ya mati, begitu pula kehidupan bukanlah kematian dan kematian bukanlah kehidupan.
Memahami ungkapan-ungkapan Jawa terkadang tak mudah, bahkan terkesan kata-katanya samar dan tersembunyi. Harus diingat bahwa dunia Jawakebanyakan dunia simbol, dunia perlambang. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari banyak seremonial adat yang menggambarkan dunia simbol tersebut. Entah apa yang menjadi latar belakang lahirnya simbol-simbol dalam dunia Jawa, perkiraan penulis (peresensi) karena apa yang terucap, gerak hidup adalah do’a. Do’a tersebut bukan sebatas menengadahkan tangan dan diamini oleh orang lain, melainkan lebih mengacu pada tingkah laku yang diamini oleh semesta. Sehingga ada perkataan semisal “numusi, “kwalat”, “yen ono wali lewat”. keyakinan-keyakinan ini kemudian menjelma menjadi kehati-hatian dalam kehidupan sehari, sehingga perlu disamarkan.
Ungkapan mati sak durunge mati, bukanlah ajaran yang menyuruh mati sebelum waktunya alias bunuh diri. Ungkapan tersebut lebih terkesan untuk mengajak mengendalikan diri atau nafsu manusia, bukan membunuhnya. Karena tak mungkin manusia dapat membunuh atau melenyapkannya, nafsu juga anugerah Tuhan yang sepantasnya dijaga, dikendalikan jika tidak mau manusia terjerambab kungkungannya. Mati berarti meniadakan yang ada, menganggap dan tidak memberikan eksistesi apapun pada ‘sesuatu’. Mati berarti juga memindahkan, bergerak dari satu alam ke alam yang lain. Alam yang baru ini tentunya berbeda dengan alam sebelumnya, konsentarsi terhadap sesuatu pun berubah.
Kematian masih saja menjadi hal yang menakutkan bagi kebanyakan manusia. sebab kematian berarti terlepasnya hubungan jasmaniah seseorang dengan familinya, kekasih atau manusia tercinta lainnya. Jika kematian datang apalah arti kekayaan, puncak karier, pasangan yang rupawan, jabatan, teman-teman yang setiap hari bergumul dengan almarhum. Semua tak ada artinya. Mati berarti hidup sendiri, dengan alamnya sendiri, tak ada orang yang mau menemani di antara himpitan bumi. Meski ucapan setia akan menemani sampai mati, itu hanyalah ucapan belaka. Jika sudah mati berarti ucapan itupun sirna. Isyak tangis hanya berlaku satu, dua atau saat terkenang saja setelah itu tertawa orang-orang yang ditinggalkan itu pun akan terpecah dan membahana dalam dunianya sendiri sedangkan si mayit tetap sunyi dan sepi. Sehingga Nabi SAW berasabda jika kematian telah menghampiri seseorang maka putus semua amal manusia kecuali tiga perkara yakni ilmu yang dia abdikan kepada kehidupan, anak yang berbakti serta pemberian yang bermanfaat.
Belajar mati berarti belajar memahami “inna lillahi wa inna ilayhi roji’un”. Di sini kematian menjadi memiliki maksud penghilangan eksistensi diri dalam kesinambungan awal dan akhir. Penghalang dari Allah untuk kembali ke Allah adalah eksistensi (kekinian) diri kita yang menyembunyikannafsu keiblisan. Orientasi jangka panjang (menuju Allah) dalam kematian sama artinya dengan orientasi pada asal muasal yang secara bahasa bisa berwujud bertemunya keunggulan kompetitif dengan asal muasalnya, yaitu keunggulan komparatif. Dengan kata lain, belajar mati adalah menyelami makna sangkan paraning dumadi. Menghayati dari mana, kemana dan akan menjadi ‘apa’ kita terlahir di dunia ini.
Dengan mengingat mati setidaknya akan menggerakkan manusia untuk bertindak yang berguna bagi kehidupan sesamanya, baik itu dirinya, lingkungan manusia maupun lingkungan alamnya (habluminannas wa habluminal’alam) sehingga memantapkan hubungannya dengan yang Maha Manon (hablumminallah). Allah menjadi titik awal dan akhir tujuannya, dari Dia manusia berasal, dengan izin-Nya pula kita menjalani kehidupan ini, baik suka maupun dukanya. Kemudian hanya kepada Allah pulalah kita kembali, baik dalam keadaan berhasil atau gagal dalam mengemban titah-Nya.
Kematian seharusnya bukan menjadi pembunuh semangat, malah sebaliknya, kamatian menjadi obor semangat yang tiada habis nyalanya. Sebab kematian datangnya tiada yang tahu, meski makhluk itu dekat dengan Tuhan, seperti malaikat. Mati tetap menjadi misteri. Karena kemisteriusannya inilah mati sudah barang tentunya Achievement Motivation Training yang gratis dan lebih bermakna. Mati tidak harus menunggu manusia tua, sakit atau dalam kekacuan seperti perang. Kematian tak mengenal umur, siapa dia, bagaimana kondisi manusianya. Jika telah tiba waktunya tak peduli apakah tua, remaja, anak-anak, bayi yang baru lahir, dalam keadaan santai, sehat, berpesta, cumbu rayu dengan sang kekasih maka kematian tetap berlaku. Dengan mengingat kematian yang tak mengenal “anda siapa dan bagimana keadaan anda” menjadi pecambuk seseorang untuk melakukan perbuatan yang “migunaning tumrap liyan”, sehingga dapat memayu hayuning bawono, menyenangkan seluruh makhluk entah itu terwujud sekarang atau setelah dia sendiri tak dapat melihat hasilnya lagi.
Memikirkan mati justru akan menjadikan kita produktif. Ketika kita berpikir sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi, maka justru akantertanam dalam diri kita sifat bersantai-santai, sebab kita berpikir toh saya masih hidup sekian tahun lagi. Berbeda dengan orang yang berpikir, bagaimana kalau dalam waktu dekat saya mati. Tentu dia tidak akan menyia-nyiakan waktunya sedikit pun untuk diisi dengan kebaikan, agar dalam waktu yang dekat ia bisa mengumpulkan bekal mati yang cukup untuk menghadap Allah.
Orang-orang yang sadar akan dekatnya kematian akan berpikir jauh lebih realistis dan masuk akal. Apa yang terbaik ia lakukan sekarang, ia lakukan. Tidak ada lagi waktu untuk menunda-nunda. Mengenai hasilnya sepenuhnya ia serahkan kepada Allah, sehingga ia selalu lapang menghadapi segala yang terjadi. Apa yang dikehendaki Allah terjadi pasti terjadi, dan apa yang tidak Ia kehendaki terjadi maka tidak akan terjadi. Karena itulah hatinya akan bersandar penuh kepada Allah atau dalam bahasa jawa disebut sumeleh


Selasa, 19 Maret 2013

MENYINGKAP TABIR OTAK



TENTANG OTAK

Pengantar

Pakar  neuro science  menggambarkan betapa dahyatnya fungsi dan bekerjanya otak, bak raksasa sedang tidur , yang kemampuannya seperti komputer paling canggih nan hebat didunia,  Otak manusia adalah alat canggih tetapi tidak disertai buku panduan penggunaanya, sepertinya memiliki super komputer tetapi tidak ada program lengkap untuk membuatnya bekerja secara benar. Gordon Dryden mengatakan :  "You're the owner of the world's most powerful computer Anda pemilik komputer paling hebat didunia.  Oleh para pakar otak diilustrasikan sebagai :
  1. Otak adalah sup kimiawi yang berkomunikasi melalui seluruh bagiannya, dengan membuat, menyebarkan, dan berhubungan dengan banyak raga,\m zat kimia;
  2. Otak adalah bagian suatu jaringan kabel listrik yang menyebar ke seluruh tubuh dan terus meneerus mengirim dan menerima pesan. Kabel ini luar biasa banyaknya lebih dari 100.000 mil kabel ( akbel atau akson dan dendrit ) yang mempunyai jaringan interaksi perdetik dengan sendiriya dan disebarkan keseluruh tubuh dengan zat zat kimia yang diangkut melalui aliran darah;
  3. Otak adalah sekumpulan sel sel indiviual yang membentuk beberapa sub sistem , yang menyatu membentuk sistem lebih besar dan lebih rumit lagi yang pada gilirannya menyatu membentuk mega sistem yang lebih besar lagi semuanya interaktif dan semunya berhubungan sepanjang waktu;
  4. Otak adalah sebuah hologram yang semua bagiannya memuat keseluruhannya b dan ingat disebarkan keseluruh sistem total. Jika aada sesuatu yang benar benar dipelajari, itu dipelajari oleh otak dan tubuh secara keseluruhan. Otak/tubuh adlah prosesor simultan bukan sekuensial (tidak bekerja sendiri sendiri). Otak dirancang untuk kontek kontek total atau menyeluruh, dan bukan tersendiri untuk satu waktu;
OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

Dalam penelitiannya Roger Sperry, menunjukan kepada kita, bahwa otak kita memiliki dua belahan otak, yaitu  Otak kiri dan Otak Kanan yang keduanya bekerja sangat berbeda. Belahan otak kiri berfikir secara rasional sedangkan kanan berfikir secara rasional.

Perkembangan otak pada masa embrio menghasilkan perkembangan otak depan yang membentuk cerebrum (otak besar). Bagian ini memiliki dua belahan, yaitu kiri dan kanan. Cerebrum merupakan bagian terbesar dari otak. Selain itu, pada otak depan terdapat talamus dan hipotalamus. Cerebrum dibagi menjadi dua bagian (hemisfer), yaitu otak kanan dan otak kiri. Otak kiri dan otak kanan memiliki fungsi yang berbeda. Otak kanan dan otak kiri terhubung oleh corpus callosum, yaitu jaringan saraf penghubung. Otak kanan mengatur kerja organ tubuh sebelah kiri, dan sebaliknya, otak kiri mengatur kerja organ tubuh sebelah kanan. Selain itu, otak kanan berpengaruh terhadap kemampuan kreativitas dan seni seseorang. Adapun otak kiri berpengaruh terhadap kemampuan analisis, logika, dan komunikasi. Berikut fungsi otak kiri dan otak kanan secara singkat:
Belahan Otak Kiri :   
1. Berfikir secara sadar (consciouness)
2. Bernalar menurut logika.
3. Berfikir dengan kata-kata.
4. Memilah-milah.
5. Menganalisis.
6. Berfikir secara runut.
7. Mengatur dan mengendalikan emosi.
8. Selalu melihat perbedaan.
9. Senang bekerja sendiri.

Belahan Otak Kanan :
1. Ketidaksadaran (sub-consciousness).
2. Kreatif, intuitif, melibatkan emosi.
3. Berfikir dalam bentuk gambar.
4. Melihat keseluruhan.
5. Menggabungkan, sintesis.
6. Berfikir secara menyeluruh.
7. Spontan dan bebas dalam mengekspresikan emosi.
8. Selalu melihat persamaan.
9. Senang bekerja dalam team.

TRIUNE OTAK

Sementara Otak manusia mempunyai tiga bidang spesialisasi disebutnyaa sebagai Triune ( baca Three in one) Otak yang terpisah meskipun saling berhubungan, yaitu : Otak Reptil; Otak Limbik (Otak Tengah) dan Neokortek.

  1. Neokortek, sebagai topi otak adalah penutup yang melilit  berupa zat berwarna kelabu yang merupakan 80-85 % dari masa otak. Otak ini mempunyai  banyak fungsi berkemampuan tingkat tinggi dalam berbahasa, berfikir abstrak, memecahkan masalah, merencanakan ke depan, bergerak dengan baik, dan  berkreasi ( BERBICARA, BERFIKIR, BERGERAK, MENCIPTA DAN BELAJAR);
  2. Sistem Limbik atau otak tengah yang memainkan peranan besar dalam hubungannya dengan manusia dalam emosi atau ingatan jangka panjang (MERASA, MENGINGAT, BERINTERAKSI DENGAN ORANG LAIN);
  3. Otak reptil, bagian otak paling sederhana, yang tugas utamanya adalah mempertahankan diri (meskipun itu bukan satu satunya bagian otak yang menjalankan tugas ini). Otak ini mempunyai fungsi otomatis, seperti detak jantung dan peredaran darah. Disinilah pusat naluriah dan repetitif yang cenderung mengikuti contoh dan rutinitas secara membuta dan ritualitas. Otak reptil ini diyakini sebagai bagian otak yang terlibat dalam perjuangan kekuasaan hierarkhis. Ia tau cara menipu jika diperlukan demi kelangsungan hidupanya. ( BERTAHAN HIDUP, BEREAKSI, MENGULANG );
Menurut Mc Clean susunan otak yang ada di setiap kepala manusia disebut sebagai TRIUNE BRAIN, kadang pula disebut sebagai entitas THREE IN ONE (tiga jenis otak dalam satu kepala) : Jika anda membedah otak anda, pada dasar tengkorak, maka anda menemukan segmen yang sama persis dengan yang ditemukan pada seekor kadal, buaya atau burung. oleh karena itu ilmuwan menyebutnya otak reptil. Bagian otak ini mengendalikan fungsi fungsi sederhana yang penting; seperti pernapasan, detak jantung, dan naluri dasar lain. Hidupkan lampu, maka serangga apapun disekirnya tiba-tiba akan berhenti bergerak, sinar terang ini akan segera mengirimkan sinyal dengan cepat ke otak reptilnya. Arahkan mobil anda ke seekor burung yang diam di jalanan, maka ia akan terbang tepat sebelum anda menabraknya; otak reptil mempunyai program untuk melarikan diri dengan cepat. Cobalah pukul seekor lalat, maka ia akan terbang sepersekian detik sebelum pukulan itu mengenainya. Sistem Limbik atau sering disebut otak mamalia tua - karena mirip dengan bagian otak mamalia atau binatang menyusui, namun masih memiliki otak reptil, dan kelebihan lain. Otak ini diprogram untuk memerintahkan seorang bayi atau seekor anak domba atau anjing- secara naluriah untuk menyusu pada ibunya setelah lahir. Dan seperti yang kita ketahui kemudian jelas sekali bahwa pusat emosi dan seksual otak Anda berhubungan erat dengan  bagian bagian otak yang berurusan dengan penyimpanan memori. Anda dapat mengingat banyak hal dengan lebih baik ketika anda terlibat secara emosianal seperti Cinta pertama Anda. Diatas sistem limbik adalah cerebrum dua sisi dan korteksnya . Kortek ini hanya setengah tebal 3mm. Namun memiliki enam lapisan yang masing masing memiliki fungsi yang berbeda ; serta beberapa cuping atau pusat pusat yang berbeda untuk memproses input dari setiap indera dan bereaksi terhadapnya. Inilah bagian otak yang membuat manusia menjadi species yang untuk. Ketiga macam otak ini dalam bahasa pelatihan diberi identitas yang unik; Otak Reptil diidentikan dengan Satpam otak, sementara otak mamalia diidentikan dengan manajer otak, sedangan otak manusia (terdiri dari cerebrum dan korteks diidentikan dengan direktur otak.

Bayangkan  bagaimana ketiga macam otak yang kita miliki itu dapat bekerja ???. Apakah selama hidup  hingga sekarang ini kita dapat merasakan kerja sama ketiga macam otak milik kita??? Lantas apakah kita dapat juga dapat mengelola sinergi ketiga macam otak tersebut dalam kontek menumbuh kembangkan otak kita.

MENGOPTIMALKAN OTAK


Berangkat penemuan otak kiri otak kanan atau otak triune,  berkembang teori-teori bagaimana mengoptimasi otak, yang mengajarkan kita untuk dapat mengelola  otak  kita  misalnya  Mind Map Tony  Buzan,  selanjutnya melaui Pemetaan Pikiran (Mind Map) yang dikembangkan oleh Joyce Wycoff, mengajarkan  kita; 1) mengefektifkan pemahaman materi belajar 2) membuat presentasi yang menarik dan colorful 3) memilih tema dalam menulis yang terfokus; 4) menulis laporan bisnis yang dapat merebut perhatian pembacanya, dan 5) memerinci  secara efektif agenda pribadi, seperti jadual harian, daftar telepon, dan sebagainya. atau lewat  pemercepatan Pembelajaran, (Quantum Learning, Quantum Reading, Quantum Bisnis, ),  Revolosi Belajar, Accelerated Learning, Teori Multi Cerdasnya Howard Garnner,  atau belajar multi cerdas lewat buku Quantum Quotient / Kecerdasan Quantum oleh Ir Anggeermanto, yang mengajarkan kepada kita cara praktis melejitkan IQ, EQ, SQ yang harmonis dan masih buanyak lagi 
Dan ini yang lebih penting bahwa usia lanjut bukanlah hambatan untuk belajar cerdas, kecuali jika pernah cidera otak atau menderita penyakit parah, kita tidak kehilangan kapasitas otak seraya bertambahnya umur, asalkan terus belajar dan mencari pengalaman baru mealui hobi membaca, bekerja, olah raga berkesenian dan lain-lain.

PENUTUP.


Gambaran belum optimalnya otak kita, seperti pernyataan provokatif Tony Buzan yang mengatakan rata rata otak manusia baru dimanfaatkan oleh para pemiliknya sekitar satu persen, jadi menurut Tony Buzan "  jour brain is like a sleeping giant, sebab ada 99 % persen kehebatan manusia belum dimanfaatkan. Sama seperti  Ir Anggermato mengutip anekdot alkisah pelelangan otak kelas dunia. Otak orang jerman yangt ahli teknologi dilelang seharga 1000 dolar, otak orang Jepang yang sangat kreatif dilelang seharga 10 ribu dolar, sedangkan otak orang Indonesia dilelang dengan harga paling mahal 100 juta dolar ?? Mengapa ??? Karena otak orang Indonesia masih utuh, asli sama sekali belum pernh digunakan.  
Dan beruntunglah Indonesia, sendainya para koruptor menggunakan 50% saja otaknya, untuk menggarong uang rakyat.  tamatlah riwayat Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Tulisan ini didedikasikan buat temen temen yang menderita gejala stroke, stress, dan post power sindrom.









Jumat, 15 Maret 2013

REPUBLIK TELO


Akhir akhir ini penulis sering mondar mandir perjalanan Malang - Surabaya dismping silaturahmi dengan temen2 juga ada sedikit pekerjaan,  paling sedikit 2 kali setiap bulan, ditengah perjalanan tepatnya lepas pasar Lawang arah Surabaya disitu ada kuliner Bakpo Telo. Ya telo atau ubi jalar, disitu banyak olahan jajanan yang terbuat dari bahan dasar Telo, ada bakpao, pisa, keripik dan jajanan penunjang sejenis. dan olahan yang paling dominan adalah Telo berwarna ungu.

Telo  biasanya dipandang sebagai makanan yang kampungan atau ndeso. Walaupun makanan ndeso dan kampungan, namun  banyak manfaat  bagi kesehatan yang dapat diperoleh dari ubi ini, bahkan sangat jauh dari makanan modern, khusus telo warna ungu konon mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20% juga merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin, zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca). Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Total kandungan pigmen warna ungu ( antosianin ) bervariasi pada setiap tanaman dan berkisar antara 20 mg/100 g sampai 600 mg/100 g berat basah. Total kandungan antosianin ubi jalar ungu adalah 519 mg/100 g berat basah.

Yang membuat kambuh penyakit usil untuk menulis bukan lezatnya jajanan yang berbahan dasar telo, tetapi lebih dari itu, salah satu souvenirnya berlogo jelas terpampang REPUBLIK TELO. ya republik telo gak taulah maksud yang empunya resto kenapa membuat tulisan itu;

Telaah tentang Republik telo ( kata penulis sok intelek ), terdiri dari dua suku kata Republik dan kata Telo. Republik  adalah sebuah negara  yang sumber kekuasaan pemerintahan berasal dari rakyat, berbeda dengan  prinsip keturunan bangsawan dan  biasanya dikepalai oleh seorang presiden. Istilah ini berasal dari bahasa Latin res publica, atau "urusan awam", yanng artinya kerajaan dimiliki serta dikawal oleh rakyat. Sedangkan kata Telo atau Ubi jalar atau ketela rambat atau “sweet potato”  atau bahasa latinnya Ipomoea batatas diduga berasal dari Benua Amerika dan abad ke-16. Orang-orang Spanyol menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina, Jepang, termasuk ke Indonesia. Kata Telo bias artinya  menjadi kata atau sebutan  dari sementara orang  untuk menyatakan ketidak setujuannya, kejengkelannya, kemarahannya, kepesimisannya, dan kepeduliannya terhadap suatu persoalan.  AH KOEN IKU TELOO..!!!!

Kalau kata Republik digabung dengan kata telo, menjadi Republik Telo, maka dapat diartikan pula sebagai  sebuah negara yang bersumber kekuasaan pemerintahan berasal dari rakyat telo, yang dikepalai oleh kepala pemerintahan yaitu presiden telo, yang secara sistematik sebagai  berikut :
  1. Bentuk Negara = Negara Telo
  2. Bentuk Pemerintahannya = Pemerintahan Telo
  3. Politiknya = Politik Telo
  4. Demokrasinya = Demokrasi Telo
  5. Masyarakatnya = Masyarakat Telo
Kepemerintahannya, politiknya, berdemokrasinya dan kemajemukan rakyatnya dicerminkan dengan berbagai warna telo yang ada; ada yang berwarna putih, kuning, orange, ungu dan kombinasi dari warna itu. Sayangnnya kalau telo telo itu tidak diurus dengan baik,  bisa berubah bentuk, warna  dan rasa yang tidak enak istilah jawa telo menjadi mbuki atau telo bomgkeng ( konon menjadi ada racun sianida). 

Dan terakhir maukah kita memilik republik telo seperti in ???


[sunting]


Kamis, 14 Maret 2013

membicarakan STROKE, STRESS PEGAWAI REPUBLIK

Beberapa bulan menjelang pensiun,  teman dekat menyarankan penulis untuk mencari pekerjaan atau kesibukan lain agar ketika pas pensiun tidak terjadi penurunan kesehatan yang drastis, ini sangat mengangganggu kesehatan fisik, pikiran dan finansial tentunya. Ketika sedang berfikir  menguji  kebenaran dan mencari pekerjaan lain yang cocok,   teman lainnya  menimpali " AH OPO JARE NANTI",  teman dekat menambahkan beberapa contoh : 1. Pamannya 2 tahun setelah pensiun menderita Stroke, 2. Tetangganya yang baru berjalan satu tahun sakit2an, 3. Bapaknya dan penulis tau sendiri dengan usia 87 masih sehat fisik dan pikirannya.  Penulis paham saran baik teman dekat  tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih.

PENGALAMAN BALITA YANG MAHA DAHSYAT
Pernahkah  kita membayangkan kegembiraan  anak cucu  (ketika usia balita). "Amatilah seorang bayi" tulis Amstrong mengawalinya dalam bukunya yang terkenal Awakening Genius in the Classroom lanjutnya Ketika kamu mengamati bayi yang sedang belajar, kamu akan melihat ledakan kegembiraan". Lengan yang bergoyang , mata yang berbinar, wah pokoknya semacam tarian kehidupan yang menakjubkanlah. Bayangkan kembali sejauh ingatan kita ketika  usia balita ya sangat menyenangkan,  lalu bandingkan dengan  masa usia sekolah dan masuk dalam lingkungan birokrasi, coba amati dan rasakan.

INDOKTRINASI
Disadari atau tidak kita telah memperoleh pendidikan indoktriner yang distandarkan melalui aturan aturan baku seperti kurikulum baku, evaluasi tes tes yang tidak implementatif dalam kehidupan sehari-hari, dan disiplin yang ketat, sehingga membuat kita kehilangan kemampuan untuk melihat dan menikmati kegembiraan yang sejati dalam proses pembelajaran. Merujuk pendapat psikologi pendidikan Whitehead ada 3 tahapan proses pembelajaran; yaitu :
  1. Periode Roman kita merasakan ada pelajaran gairah dan semangat yang menyertai pembelajaran sebagaimana seorang balita;
  2. Periode Presisi yaitu usaha keras untuk menguasai apa yang dipelajari yang menjadi kita untuk lebih baik dan mata; dan
  3. Periode generalisasi,  kita akan menerapkan apa yang kita pelajari dalam situasi praktis.
Dalam proses pembelajaran di sekolah ataupun di lingkungan kantor hampir tidak kita temui pembelajaran sebagaimana yang diperoleh masa ketika balita dan hampir seluruh waktu kita telah habis   hanya untuk perode presisi dan generalisasi dengan mengabaikan periode generalisasi.  Inilah yang membentuk mindset dan paradigma pegawai republik selama ini sebab lain sukarnya merubah mindset dan paradigma perilaku koruptif bagi pegawai republik.

STRESS DAN STROKE 
Katakan "MERDEKA" sekali lagi Katakan "MERDEKA" dengan keadaan pensiun. Ya artinya memerdekakan diri dari pikiran kesenjangan kegiatan keadaan sebelum dan sesudah pensiun, kesenjangan perolehan pendapatan, kesenjangan bermasyarakat, dan kesenjangan-kesenjangan lain yang membuat ada tekanan kejiwaan yang gilirannya PAK STRESS DAN PAK STROKE  menjemput kita. Selamat tinggal mindset dan paradigma pegawai republik
        



Rabu, 13 Maret 2013

lanjutan "mengabdi republik 3

PENDIDIKAN PERILAKU ( bagi peserta dan Pelaksana )

Tidak asing bagi penulis untuk melaksanakan tugas barunya yaitu mengelola unit untuk melaksanakan kegiatan pelatihan pra jabatan bagi pegawai  magang (cpns). Memang sebelum ini secara periodik penulis terbiasa ditugasi mengajar ditempat ini sejak tahun 1992 dan teman teman se unit sangat familiar, sehingga hubungan pertemanan  relatif tidak ada hambatan yang berarti. Disamping mengelola dan bertanggung jawab atas terselenggaranya kegiatan pelatihan pra jabatan juga diberi tugas untuk menyampaikan  Pengarahan Program dan   salah satu tim mata pelajaran Kesamaptaan. Pelatihan pra jabatan dimaksudkan sebagai upaya pembekalan pengetahuan dan ketrampilan kerja dan sebagai prasyarat untuk diangkat menjadi pns, apabila peserta pelatihan telah dinyatakan lulus dan mendapat STTP (Surat Tanda Tamat Pelatihan).  Pelatihan pra jabatan ini terdiri dari 3 tingkat yaitu : Pra Jabatan bagi Golongan I;  Pra Jabatan bagi Golongan II dan Pra Jabatan Bagi Golongan III yang lamanya kisaran antara 2  sampai 3 minggu.
Pengarahan Program disampaikan meliputi ;1) pengenalan lingkungan kantor (pengenalan kantor dan pegawainya, tata tertib keluar masuk tempat pelatihan, tata tertib asrama, tata tertib makan minum, kebersihan lingkungan) 2) Pengenalan Kurikulum Pelatihan (meliputi : maksud dan tujuan pelatihan, mendiskripsi mata pelajaran yang akan dipelajari peserta berikut nama nama pengajarnya dan evaluasi akhir pelatihan ). Sedangkan mata pelajaran Kesamaptaan dimaksudkan untuk memberi bekal pengetahuan dan ketrampilan disiplin (antara lain, baris berbaris, apel pagi dan malam hari, senam kesegaran jasmani, tertib absen setiap mata pelajaran, daftar jaga malam, daftar jaga kebersihan dan daftar jaga kesehatan/PPPK).

Ambil contoh kegiatan  pelatihan pra jabatan bagi Golongan II dengan jumlah peserta 150 yang  dilaksanakan selama 2 minggu, yang tiap bulannya ada 2 sampai 3  angkatan (waktu itu), telah memberi banyak hal pengetahuan dan pengalaman baru penulis yang belum pernah  peroleh sebelumnya, sehingga menarik untuk ditulis ( antara lain; bagaimana menghadapi  peserta :  sakit, kesurupan, strees,  keguguran, menjelang melahirkan, menjelang kematian, cilok, problem keluarga lainnya ).

Dari kurun penyelenggaraan selama 2 - 3 minggu disajikan antara 2- 4 mata pelajaran dengan alokasi waktu 12 jam mata pelajaran ( 1 jam pelajaran = 45 menit ); disamping peserta diwajibkan penerima seluruh mata pelajaran tersebut,  juga ada kewajiban olah raga tiap hari; apel pagi malam tiap hari; absen setiap mata pelajaran; kewajiban jaga malam, jaga kesehatan/PPPK, jaga kebersihan secara bergantian tiap hari dll.

Dari beban sejumlah mata pelajaran dan ekstra kurikuler lainnya, belum lagi perilaku otoriter dari sementara  panitia  dan pengajar,  dan kalau peserta tidak siap mental untuk mengikuti pelatihan ini yo gak maido nek  beberapa peserta ada yang stress, keguguran, sakit dan perilaku menyimpang lainnya. Kalau sudah begini dosa siapa dan siapa yang harus bertanggung jawab.

Penulis menyadari waktu itu, dengan sesingkat program itu penyelenggara diminta harus mampu menanamkan pengetahuan, ketrampilan dan perilaku baru. Dengan tanpa mengurangi kebijakan kurikulum yang wajib dilaksanakan, penulis ikut berusaha membiasakan peserta  untuk :
1. Wajib hafal : Pancasila; dan Panca Prasetya Korpri
2. Wajib melakukan (5 S) Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun di lingkungan lembaga pelatihan;
3. Mars Pra Jabatan yang diadop dari pendidikan TNI
Dan tidak kalah pentingnya panitia  harus lebih baik dulu daripada peserta baik kompetensinya maupun moralitasnya. ( bersambung )












Senin, 11 Maret 2013

Ngopi pagi ; NGUDO ROSO BEJO

Usai menjalankan kewajiban sholat subuh pikir pikir, masih ogah2an mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah). Naluri kritis (eh naluri usil)  untuk menulis yang kali ini berjudul BEJO

BEJO
Untuk lebih  mengindonesia pengganti kata bejo lebih tepat  dengan kata beruntung. Ya beruntung  dengan banyak hal terutama dengan semakin maraknya berita berita : KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME (walau dua kata yang terakhir tidak sacara eksplisit disebutkan) mestinya dan seharusnya dapat dirasakan   dan  menjadi perhatian yang seksama bagi teman teman aktif  yang berusaha menjauhkan diri dari budaya ; KORUPTIF, KOLUTIF DAN NEPOTIS. 

NGUGO ROSO :
Ngudo roso kata yang lebih keren sedikit mungkin lebih tepat dengan kata Otokritik atau mawas diri:

  1. Ketika kita melakukan kewajiban terhadap Tuhannya (ibadah sholat, sembahyang ),  apa benar yang kita lakukan itu bermakna bagi Tuhan dan bukan sekedar memenuhi kewajiban ritual  agama dengan sejumlah bacaan yang kadang kita tidak tahu artinya, apalagi memaknainya
  2. Ketika kita akan melakukan aktifitas bekerja tak lupa menyebut nama Tuhannya dengan sejumlah ritual doa-doa terpilih  yang kadang tanpa kita sadari,  bermakna bagi Tuhan. 
  3. Ketika kita mendapat musibah atau mendapat berkah seraya dengan mengucap terimakasih Tuhan, apakah juga bermakna bagi Tuhan. 
Penulis juga kawatir, seperti guyonan anak saya yang ketika pamit mau ujian UAS mengatakan : Pak doakan adik, ketika ujian nanti dapat contekan dari banyak teman,   dan ketika ngudoroso sendirian : " berdoa koq untuk ketidak baikan ".  ( Terima kasih ).




Minggu, 10 Maret 2013

lanjutan ; Mengabdi Republik

............Sebagai komitmen pribadi : selama 15 tahun mengabdi di bagian itu rasanya belum pernah menerima sesuatu atau yang katanya rezeki itu diterima langsung oleh penulis atau lewat bawahan lebih dari duapuluh jari kaki dan tangan. YANG BENAR SAJA.. ini sok bersih apa masih lugu ( ya LUGU = lucu tur guoblok ). 

LELANG JABATAN  bagi  Lurah dan Camat DKI  ramai dibicarakan dan kebetulan penulis melihat MetroTV dalam program titik tengah yang salah satu narasumbernya namanya mirip nama WAYANG yang sangat ingat waktu kecil, mengingatkan  menjelang penulis dimutasi membuat telaah sederhana ke pimpinan  yang intinya : waktu itu awal tahun 1998: ada peristiwa keputusan pengangkatan jabatan yang menarik perhatian penulis ; untuk mengangkat jabatan struktural eselon IVa, dengan pangkat minimum IIIc  baperjakat harus mengeliminasi  14 kandidat  pegawai gol IIId, 90 pegawai gol IIIc dan pegawai 111b senior, ( kebetulan pegawai yang dipromosikan memiliki pangkat/gol III b). Melalui telaah staf yang  penulis persoalkan adalah intinya adalah : Bukan kewenangan pejabat, tetapi prosedur pengangkatannya itu seperti apa, penulis sadar bahwa jabatan bukanlah  hak tetapi penghargaan,  akhirnya penulis sadar tak kenal maka tak sayang ini penting sekali dan lebih penting dari sekedar kompeten.   Pertanyaan lanjutan : apabila  kewenangan itu terus menerus dilakukan dengan menggunakan sepenggal peraturan sebagai pembenar, apa tidak mengurangi kesempatan sejumlah pegawai seperti tersebut di atas untuk memperoleh penghargaan yang sama dalam meniti kariernya?????. (bersambung).....

SEPINTAS RIWAYAT MENGABDI REPUBLIK

Diawali awal tahun 1984 setelah lulus dari fakultas hukum penulis mencoba - mengadu nasib di kota surabaya yang kebetulan waktu itu ada pendaftaran masal calon pegawai negeri sipil pemerintah provinsi jawa timur melalui pengumuman yang dimuat di harian lokal. Penulis mendaftar sendirian di Jalan Pahlawan Surabaya (tanpa informasi dari saudara atau kenalan ). Hampir dalam waktu yang bersamaan dibuka pendaftaran tenaga edukatif di Untag , Narotama dan Univ Wr supratman, Surabaya, Alhamdullilah dari lamaran itu dengan berbagai test diumumkan dapat diterima semua ( walau gak pinter2 amat mungkin bejo mau ikut saya) hanya untuk pengumuman lulus  pada pengadaan pegawai di Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya harus sabar menunggu + - satu tahun untuk dipanggil dan mengahadap di bagian pengembangan karier pegawai dan itupun kalau tidak ada budi baik dari teman saudara yang kebetulan bekerja dibagian lain dibiro yang sama. Ketika mendapat surat panggilan untuk mengahadap disalah satu kepala bagian : pertanyaan yang menurut saya aneh : Sdr bisa diterima jadi pegawai lewat siapa ? ya apa adanya melalui test di Gelora 10 Nopember. terus beberapa waktu berselang mendapat panggilan surat penempatan di Dinas X yang menurut disiplin ilmu dan pengetahuan mlete waktu itu, koq gak sesuai OKELAH KALAU BEGITU, kewajiban untuk melaksanakan tugas dinas ditempat  itu selama 3 tahun, disamping malam hari sebagai tenaga edukatif di FH Narotama dan Fisip Wr Supratman. Dengan dinamika dan harmoni yang kadang kadang pengundang pertanyaan2 yang kebat kliwat ( seperti wong  membuat jawaban  surat permintaan  atas surat2 mutasi koq memerlukan waktu yang menurut saya cukup lama ? ), pertanyaan-pertanyaan sejenis itu dianggapnya vokal ( saya setuju kalau itu pertanyaan kritis ). Pada suatu hari saya mendapat surat panggilan untuk mengikuti penataran P4 120 jam   yang kebetulan Bapak KTUnya belum mengikuti penataran itu dan perlu diketahui bahwa penataran P4 120 jam disamping diperuntukan bagi pejabat struktural serendah-rendahnya eselon III juga mutlak untuk melengkapi kompetensi tenaga edokatif  dosen. Dengan ijin setengah tidak ikhlas  penulis diperkenankan untuk mengikuti penataran P4 pola 120 jam kurang lebih selama 20 hari. Sepulang dari penataran dan hari-hari berikutnya perasaan tidak nyaman dan kurang diberdayakan timbul pikiran untuk pindah ditempat kerja siapa tahu potensi penulis dapat dimaksimalkan. (perlu dicatat bahwa perkejaan sebagai tenaga edukatif sama sekali tidak menggangu pekerjaan pokok di Dinas, sebab dilaksanakan sore dan malam hari). Disamping merasa kurang  optimal dipekerjakan ditempat itu juga serba ewuh pakewuh dengan pekerjaan teman teman yang lain; penulis mengajukan surat permohonan pindah tempat kerja yang baru. Tanpa pilih-pilih atas kebaikan teman Saudara  penulis ditempatkan di Dinas Y dan alhamdullilah ditempat yang baru  suasana baru membuat penulis bergairah itu bekerja. Ditempat yang baru dijalani selama 1 Tahun dan atas kebaikan teman Saudara  penulis dipromosikan dijabatan yang paling disukai penulis yaitu : Kepala Sub Bagian Disiplin Pegawai selama 7 tahun, kemudian dimutasi dibagian Sub Bagian Mutasi. Dibagian mutasi ini kata temen-temen enak renes, daripada di bagian disiplin, suatu ketika dipanggil atasan langsung yang intinya : "Pak Roto kalau dapat rezeki itu dikumpulkan nanti kalau sudah banyak dibagi-bagi"  koq dapat rezeki ya??????? (disini sudah harus ada temen saudara, dan konon rezeki renes) bersambung;..................

Sabtu, 09 Maret 2013

JER BASUKI MOWO BEA

PIWELING LELUHUR
R.NG. RONGGO WARSITO :

NGELMU IKU KELAKONE KANTHI LAKU
LAKUNE LAWAN KHAS
TEGESE KHAS
NYANTOSASNI
SETYO BUDYO PANGEKESING DUR ANGKORO